Perundingan Langsung antara Rasulullah dengan Kaum Quraisy (Buku Manhaj Haraki 1)

Perundingan ini berlangsung dari tingkat individu dan jama’i (negara).

Utusan dari pemuka Quraisy adalah para pemuka Quraisy dari seriap kabilah.

Kaum Quraisy melihat bahwa ajaran islam semakin meluas dan mereka berkata bahwa ajaran yang dibawa Muhammad itu telah mengecam nenek moyang mereka, mencela nenek moyang mereka dan memecah belah persatuan.

Rasul menjawab bahwa apa yang dituduhkannya tidak benar. Kaum Quraisy dan Rasul akhirnya berunding untuk mencapai kedamaian.

Dalam hal ini kaum Quraisy menginginkan hal-hal yang bersifat duniawi dan tetap berpaling dari dakwah Rasul. Masalah duniawi yang bersifat umum yaitu, harta, tahta dan kedudukan.

Sesungguhnya musuh apabila telah mulai merasakan adanya tekanan dan pemaksaan maka pasti akan menawarkan berbagai hal yang menggiurkan. Menyikapi perkembangan Islam yang pesat ini kaum Quraisy mulai menggunakan cara-cara bujuk dan rayu kepada Rasul.

Inilah cara berpikir jahiliah yang tidak mengenal nilai apapun dimuka bumi ini selain nilai-nilai dunia tersebut.

Perundingan ini gagal karena Rasul menolak mengembalikan semua alternatif yang ditawarkan orang Quraisy.

Sesungguhnya koalisi yang mengorbankan aqidah tertolak, kesepakatan yang mengorbankan Islam tertolak, persatuan barisan di bawah panji selain islam juga tertolak. Kita harus bersabar sampai Allah memberikan keputusan antara kita dan musuh kita. Dia-lah sebaik-baik pemberi keputusan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s